DESA SEI IJUM RAYA

Desa Sei Ijum Raya merupakan hasil pemekaran dari Desa Sebamban. Pada tahun 1978 para tokoh-tokoh masyarakat Desa Sei Ijum Raya memiliki keinginan untuk bisa berdiri sendiri membentuk sebuah desa sendiri. Namun sangat terkendala untuk dilakukan pemekaran karena terbenturnya kondisi penduduk yang tidak memadai, infrastruktur  dan proses yang sangat berat dan sulit. Hingga pada tahun 2006 barulah Desa Sei Ijum Raya dimekarkan menjadi desa baru di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan. Jumlah penduduk Desa Sei Ijum Raya saat ini berjumlah 569 jiwa laki-laki dan 632 jiwa perempuan.

Desa Sei Ijum Raya memiliki salah satu sumber daya potensial yang menjadi penggerak ekonomi masyarakat yaitu sektor perikanan tangkap. Kawasan pesisir desa yang dikenal sebagai Kampung Nelayan telah lama menjadi pusat aktivitas penangkapan ikan baik secara tradisional maupun dengan peralatan modern skala kecil. Potensi ini memberikan kontribusi  signifikan terhadap pendapatan masyarakat serta membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat.

Sebagian besar kepala keluarga di Kampung Nelayan menggantungkatan mata pencarian pada kegiatan melaut. Hasil tangkapan meliputi berbagai jenis ikan laut dan sungai seperti ikan Baung, Patin, Haruan, Kakap, Udang serta hasil perairan lainnya yang memiliki nilai jual stabil di pasar lokal maupun luar daerah. Tingginya permintaan terhadap komoditas perikanan ini menjadi secktor nelayan sebagai salah satu sumber pendapatan yang berkelanjutan. Selain penangkapan ikan, aktivitas pengolahan hasil tangkap juga mulai berkembang seperti pembuatan Ikan Asin, Terasi, Kerupuk Udang, Kerupuk Ikan dan olahan hasil laut lainnya.

HUBUNGI KAMI

EMAIL: sijura2022@gmail.com

KADES: Mohammad Samsul, S.Sos