Rakor Antisipasi El Nino 2026, MHS Perketat Pengawasan Karhutla

Kamis, 30 April 2026-Dalam upaya mengantisipasi dampak fenomena El Nino tahun 2026, jajaran pemerintah dan aparat keamanan melaksanakan rapat koordinasi. Kegiatan ini diikuti oleh Kapolsek Jaya Karya Samuda bersama Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Akhmad Afandi, S.Pd.SD., M.A.P yang hadir mewakili Camat Mentaya Hilir Selatan. Turut hadir pula seluruh kepala desa dan lurah se-Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.

Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan bersama Kapolda Kalimantan Tengah serta jajaran Polres se-Kalimantan Tengah, dengan fokus pembahasan pada antisipasi dan persiapan menghadapi fenomena El Nino yang diprediksi akan menyebabkan musim kemarau tahun 2026 menjadi lebih panas dan berlangsung lebih panjang. Berdasarkan prediksi, puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada bulan Juli hingga Agustus. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diprediksi lebih parah dibandingkan tahun sebelumnya.

Menyikapi hal tersebut, pemerintah daerah, khususnya di wilayah Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, mulai memperketat pemantauan terhadap titik-titik panas. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun guna mencegah terjadinya kebakaran. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana yang dilakukan secara terpadu antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta seluruh elemen masyarakat. Melalui koordinasi ini, diharapkan kesiapsiagaan dalam menghadapi musim kemarau dapat semakin meningkat, sehingga potensi terjadinya bencana kekeringan dan karhutla dapat diminimalisir di wilayah Mentaya Hilir Selatan dan sekitarnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *